«

»

May 14

Terjemahan Artikel Majalah Famitsu : Takahashi Ai

Tahukah Anda jika ternyata Leader Morning Musume, Takahashi Ai adalah seorang penggemar Final Fantasy? Ya, Takahashi Ai menceritakannya pada majalah Famitsu. Terimakasih kepada darkstar31 yang menerjemahkan artikel majalah Famitsu itu kedalam bahasa Indonesia. :)

famitsu-aichan

Pertama kalinya saya dikenalkan dengan Final Fantasy series (FF) adalah ketika kedua orang tua saya membeli FFIV untuk konsol Super Famicon (SNES, atau Super Nintendo Entertainment System) Ketika ayah saya sedang seru memainkannya, saya memohon padanya agar saya boleh ikut memainkannya, tapi karena saya masih sanagt kecil dia tidak mengijinkan saya. tapi setelah itu, saya akhirnya berhasil memainkan FFVI untuk Playstation sebagai seri FF pertama yang saya mainkan. Bahkan setelah bergabung dengan Morning Musume dan harus bekerja dengan keras, saya masih tetap memainkannya. Saya telah menyelesaikan seluruh bagian pada setiap seri paling tidak dua kali.

Saya selalu menunggu dan berharap FF seri terbaru akan segera diluncurkan. Ketika saya mengetahui bahwa “Dissidia Final Fantasy”, saya langsung pergi ke toko terdekat pada hari peluncurannya dan langsung membelinya. “tertawa”

Daya tarik game ini, adalah tokoh-tokoh dari FFI sampai FFXII muncul semua. Tokoh-tokoh favorit saya seperti Tina (FFVI), Zidane (FFIX), Tidus (FFX) dan sebagainya muncul di dalam permainan yang sama, dan itu cukup menyulitkan saya. *tertawa*. Bahkan karakter yang pixelated (gw ga kepikiran bahasa indo yg tepat…xD) berhasil dianimasikan dengan indahnya pada adegan pembukanya, dan bahkan mereka berbicara dalam seri permainan kali ini! (sebelumnya, tokoh2 dalam game FF ndak pernah ngomong langsung, mereka berbicara melalui tulisan saja). Ketertarikan saya langsung meningkat dari tingkat 1 menjadi 100 karena hal tersebut! Setelah saya sedikit lebih tenang, saya mulai mencoba Story Mode. Setelah memilih tingkat kesulitan ke 2 episode FFX, saya berhasil menyelesaikannya 2x dalam satu kali percobaan. Saat ini, saya sedang mencoba menyelesaikan Shade Impulse bagian ke 3. Ketika saya berhasil mengalahkan musuh, saya sangat bersemangat dan langsung berkata pada manajer saya “saya menang!”. Ketika ia datang menghampiri, sepertinya dia tidak mengerti apa yang saya maksud.

Pada dasarnya, saya suka dengan sistem pertempurannya. Mudah untuk bergerak kesana kemari, tapi ada beberapa tokoh yang saya tidak terbiasa dengannya, dan waktu itu, saya mengalami kesulitan dengan beberapa pertempuran. Saya sendiri paling jago memakai Butz, karena dengan menggunakan dia, saya menang mudah.

Saya lebih sering memainkan permainan ini ketika di kamar mandi. Tentu saja, saya juga memainkannya ketika menunggu di ruang ganti, tapi sayangnya orang lain yang memainkan permainan ini di sekitar saya sangat sedikit, jadi saya tidak bisa mencoba Online Play mode, ataupun mencoba Friend Card transmission system.

Pada akhirnya, saya bermain melawan Nojima (yang tertarik juga dengan permainan ini) dalam sebuah duel.

Kya~!! Menang! dan saya berhasil mendapatkannya! “Growing egg” dan “Manekineko” (nama barang dalam permainan tsb.) Dengan ini saya akan bisa menang dan melanjutkan ke bagian selanjutnya. Terima kasih!!
Ah, tapi saya berarti harus berada di dalam kamar mandi untuk waktu yang lama~ Tapi tidak apa-apa, karena hal tersebut menyenangkan!