New MONO-log Special Edition Interview - Airi Suzuki (C-ute)

Hari gini masih kirim-kiriman surat? Padahal kita semua tahu betapa canggihnya teknologi komunikasi di Jepang. Namun kecanggihan teknologi tidaklah membuat kegiatan surat-menyurat lantas ditinggalkan. Setidaknya hal ini masih dilakukan oleh Airi Suzuki seperti yang ia ungkapkan pada wawancaranya dengan majalah Hyper Hobby.

Terima kasih atas penantiannya, di edisi kali ini, HYPER HOBBY New MONO-log Special Edition Interview akan menampilkan Suzuki Airi dari C-ute. Ia akan menunjukkan kepada kita beberapa koleksi set suratnya yang didapatkan dari majalah. Artikel ini akan memperlihatkan beberapa koleksi Airi yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Silakan menikmati artikel ini hingga tuntas.

Airi Suzuki "... aku tidak punya banyak waktu setelah bekerja untuk mengetik dan berkirim e-mail"

Profil:
Airi Suzuki lahir 12 April 1994 di Prefektur Chiba. Golongan Darah: B.

Airi Suzuki bergabung ke Hello! Project setelah melewati audisi nasional tahun 2002, dan menjadi anggota dari Hello! Project Kids. Bersama dengan Tanaka Reina (Morning Musume) dan Natsuyaki Miyabi temannya dari unit Hello! Project Kids yang sama, mereka dikumpulkan dalam unit Aa!. Airi dimasukkan karena tipe jangkauan suaranya yang unik, khususnya pada nada-nada tinggi. Di tahun 2005, ia dimasukkan ke dalam unit baru bernama C-ute dan mulai merambah sukses dengan mengeluarkan beberapa single indie.
Tahun 2007, C-ute resmi masuk ke major label dengan Sakura Chirari sebagai single debut mereka. Pada 18 November 2009 lalu, C-ute meluncurkan album 1st Best Single Compilation mereka, berjudul C-ute Nandesu! Zen Single Atsumechaimashita! 1.

Menulis Surat Lebih Menyenangkan daripada Mengirim e-mail

Hyper Hobby (untuk selanjutnya disingkat HH): Aku dengar kamu hari ini membawa semua koleksi set surat kepunyaanmu, Airi-chan?

Airi Suzuki  (untuk selanjutnya disingkat AS): Aku suka menulis surat, itulah penyebab aku mulai gemar mengoleksi set surat. Beberapa set mempunyai desain yang manis dan cantik, dan aku juga punya merk favorit untuk dikoleksi. Beberapa koleksiku malah berharga sampai 300 yen, dan aku tetap terus membelinya!

Airi dan koleksi set surat besrta alat tulisnya

HH: Apakah kamu selalu menulis surat ke semua orang?

AS: Aku biasanya menulis surat ke anggota C-ute dan semua orang lain. Karena aku tidak punya banyak waktu setelah bekerja untuk mengetik dan mengirimkan e-mail. Biasanya aku menuliskannya sewaktu berada di sekolah dan kadang-kadang memberikannya ke Chisato Okai dan Mai Hagiwara. Tapi belakangan ini aku punya sahabat yang bisa kujadikan sahabat pena untuk saling bertukar pesan. Meski terkadang isi surat yang kukirim hanya berisi kalimat-kalimat pendek seperti ‘Hari ini aku kerja’ dan hal-hal semacam itu.

HH: Apakah kamu bertukaran surat dengan teman-temanmu dan sesama anggota C-ute?

AS: Aku juga melakukannya dengan teman-teman dari sekolah, kami selalu bertukar surat setiap saat! Di samping itu, aku juga mempunyai teman-teman yang menerima suratku (*aku juga menerima beberapa surat dari teman-temanku di sekolah*). Namun aku juga tetap melakukannya lho meski saat itu sedang liburan sekolah. Dan biasanya banyak tugas dan laporan yang harus dikerjakan selama masa libur. Aku jauh lebih senang menulis pesan dan membuat hiasan-hiasan di surat yang kukirimkan kepada temanku yang sedang berulangtahun. Biasanya di surat ucapan seperti ini, seluruh kebisaanku dalam menggambar akan tertuang di atas kertas dalam bentuk dekorasi-dekorasi gambar dan macam-macam lagi.

HH: Sekarang ini biasanya orang-orang saling berkirim pesan lewat telepon genggam mereka, mengapa kamu malah tetap menggunakan surat untuk melakukannya?

AS: Aku juga menggunakan telepon genggam kok, tapi dengan menulis di kertas aku bisa menggunakan ukuran huruf sesukaku dan menggunakan emoticon ku sendiri yang mengekspresikan keadaanku. Ditambah dengan gambar-gambar yang lucu. Bahkan aku bisa membuat ‘smiley’ku sendiri yang tidak bisa dilakukan jika menggunakan telepon genggam. Lewat surat, aku dapat mengekspresikan sepenuhnya perasaanku lewat smiley dan emoticon ciptaanku sendiri, aku juga bisa menambahkan gambar-gambar lainnya di dalamnya. Ini sangat menyenangkan! Walaupun menulis surat kadang membuatku lelah, aku tetap senang melakukannya. Bagaimanapun menulis surat jauh lebih menyenangkan daripada mengetik e-mail. Setelah menulis sekian banyak surat, kadang-kadang otakku jadi terasa sesak hingga tidak dapat menerimanya lagi (tertawa) Oh NO!~ (tertawa)

HH : (tertawa)

AS : Beberapa temanku masih sering mengirim surat. Biasanya sih, setelah seminggu penuh aku menjalani konser, di hari-hari akhir minggunya sering menerima surat-surat dari mereka. Isinya biasanya kalimat-kalimat penyemangat semacam “Semoga konsernya sukses!”. Aku biasanya langsung buru-buru sampai di hotel buat menulis surat balasannya.

"Aku selalu menggunakan yang 0.3!"

HH: … dan Airi-chan, aku dengar kamu suka menggunakan pena tajam! (Pena Tajam = Sharp Pen, pena dengan diameter yang ukurannya sama dengan atau kurang dari 0.5)

AS : Biasanya, aku selalu menggunakan pena 0.3 untuk mengerjakan tugas sekolah, tapi kebanyakan aku menggunakannya untuk hal lain. Aku memilih untuk menggunakan ukuran 0.3 mm dan HB karena itu sesuai dengan apa yang kubutuhkan sebagai alat menulis. Pena ukuran 0.3 mm membantuku menulis dengan rapi. Semua catatan pelajaranku ditulis dengan pena 0.3 mm. Aku mulai menggunakan pena 0.3 mm sejak Juni (2009), sebelumnya aku menggunakan tipe 0.5 mm, dan aku dapat menulis dan membaca dengan lebih jelas dengan 0.3 mm. Jika menggunakan tipe 0.5, kamu harus mengubah sudut saat menuliskan karakter saat ingin menebalkannya, kan? Aku tidak perlu melakukan itu dengan menggunakan 0.3! Tapi saat aku merekomendasikannya ke yang lain, mereka bilang tipe 0.3 cepat rusak. Bukankah itu karena mereka mulai menulis dengan menekan begitu keras, sambil berpikir “bisakah aku menulisnya dengan jelas”…!?

Gerakan/Dance Aneh Airi!?

HH: Ini adalah pertanyaan yang aku ingin tanyakan… karena penasaran saja. Sepertinya kamu kadang melakukan gerakan aneh?

AS : Ya, aku melakukannya ~ Dan aku bahkan tidak sadar jika aku sedang melakukannya! Apa yang harus aku lakukan?

HH: (tertawa) Sejak kapan kamu mulai melakukan gerakan-gerakan aneh ini? (tertawa)

AS: Um…mungkin semenjak aku masuk di sekolah menengah (*SMP*)

HH: Kamu bahkan kerap menampilkan tarian aneh juga di belakang panggung…

AS: Ya, itu adalah gerakan yang bodoh ya? Akhirnya aku selalu bertanya pada diriku sendiri, “Apa sih yang aku lakukan?”

HH: Aku justru berpikir bahwa itu menarik! Aku sangat menyukai bagian saat kamu bermain kartu pada Buono! DVD MAGAZINE, kamu menggulung lenganmu dan mengatakan sesuatu seperti “nuku, nuku!”

AS: Benarkah (*Oh ya*)!? Aku sendiri malah tidak ingat sama sekali kalu aku pernah melakukannya. Sepertinya itu cuma salah satu spontanitas yang terlontar begitu saja pada saat itu.

Hal-hal Paling Berkesan bagi Airi Suzuki di Tahun 2009

HH : Menurut kamu, apa momen-momen yang sangat berkesan di tahun 2009 ini?

AS : -Shoochu Omimai Moshiagemashu- Aku sangat senang sekali C-ute dapat kesempatan untuk menyanyikan ulang lagu ini. Apalagi Candies itu salah satu grup vokal favoritku juga. Sewaktu kami dapat diberitahu bahwa kami akan menyanyikan ulang lagu ini kami sangat senang. “Wah ini sungguh luar biasa. Kami diberi kesempatan untuk menyanyikan ulang lagu dari era Showa dan itu adalah lagu dari Candies”. Meskipun ini lagu hit dari zaman ibuku masih muda dulu, lagu ini tetap jadi favoritku terutama ketika sedang berada di mobil, aku sering memutarnya sebagai salah satu hiburan di perjalan. Mungkin yang lebih menggembirakan lagi adalah ketika aku membaca salah satu artikel di sebuah majalah yang baru-baru ini mewawancarai Candies. Ternyata mereka juga menyukai versi yang kami nyanyikan ulang ini.

HH : Di dorama ‘Aku Yuu monogatari’ kamu berperan jadi salah satu penyanyi idol masa itu, Sakurada Junko. Bahkan kamu juga menyanyikan lagu hit-nya ‘Watashi no aoi Tori’. Bisa ceritakan ke pembaca kesan-kesan yang kamu dapat dengan peran tersebut?

AS : Ah, lagu itu ya … Mungkin karena ini pertama kalinya aku bermain dorama, aku gugup banget. Hal pertama yang kulakukan adalah mencoba meniru dan mempelajari penampilan dari Sakurada Junko sewaktu menyanyikan ‘Watashi no Aoi Tori’ yang sekaligus juga merebut penghargaan. Bukan hal yang mudah, mungkin bisa dikatakan cukup sulit untuk menirukan secara persis gerak-gerik beliau, cara bernyanyinya, juga aksen vokalnya seratus persen

HH : Apa lagu favorit kamu yang lain yang berasal dari era Showa?

AS : Lagu milik Kubota Saki yang berjudul ‘Ihoujin’, aku suka banget dengan lagu ini.

HH : Oh, begitu ya …

AS : Chisato Okai juga suka kok, mungkin aku bisa suka karena pengaruh dari ibuku yang suka mendengarkan lagu-lagu dari masa itu.

HH : Tahun 2009 ini sepertinya Airi banyak kegiatan, dari mulai mncul di iklan komersial (PIZZA LA), rilis Photobook (Aoiro) dan rilis DVD-nya juga.

AS : Oh iya, waktu awal-awal baru rilis PB tuh aku grogi banget pas lagi proses pengambilan gambar/fotonya. Tapi lama kelamaan aku jadi terbiasa dan gak -terlalu- grogi lagi. Begitu pula sewaktu PB-nya dirilis dan dilihat oleh teman-teman dari C-ute, aku sudah gak terlalu malu mendengar komentar-komentar dari mereka. Satu hal yang pasti, rasa percaya diriku sekarang sudah semakin mantap.

HH : Tahun 2009 ini sepertinya image dari C-ute dan Airi makin hari semakin matang. Apakah ini memang sudah jadi target dari seorang Airi untuk seperti itu?

AS : Tahun 2010 nanti aku ‘kan lulus (SMP), jadi aku dan teman-teman kepingin meninggalkannya dengan penuh kenangan. Bukan apa-apa sih, aku ‘kan sibuk dengan banyak kegiatan (pekerjaan) jadi aku gak ingin kehilangan momen-momen indahku bersama teman sekolahku. Jadinya aku makin sering deh kemana-mana bawa kamera, maklumlah aku juga kurang punya banyak waktu buat ngumpul dan jalan-jalan dengan teman-teman sekolahku. Jadi dimana ada kesempatan buat aku dan teman-temanku bisa foto-foto, kami langsung foto-foto. Pokoknya saat ini aku gak mau kehilangan kenangan dengan teman-teman sekolahku, soalnya kalu sudah terpisah-pisah nanti bakalan susah untuk kumpul-kumpul lagi.

HH : Album terbaru C-ute ‘kan baru beredar (C-ute Nandesu! Zen Single Atsumechaimashita!), bisa cerita-cerita sedikit tentang album ini?

AS : Album ini berisi kumpulan single-single C-ute dari mulai awal karir kami sewaktu masih indie label sampai ke masa debut single ‘Sakura Chirari’ yang menampilkan sisi cute dari kami. Namun setelah single Namida no Iro kami perlahan-lahan mulai mengubah sedikit image dari C-ute. Pastinya ini album yang penuh kenangan karena album ini juga seperti merangkum seiarah dan perjalanan karir C-ute.
HH : Wah, begitu rupanya. Jadi Airi-chan sendiri menganggap album ini tidak hanya sekadar album biasa, tapi juga bisa dianggap seperti biografi dari C-ute. Oke, terima kasih atas waktunya Airi.

Translator : meneer van kodoq, tez69 dan shiroukamei
Editor : shiroukamei

Comments are closed.